Notebook atau Laptop masih menjadi pilihan
bagi sebagian orang dalam mengerjakan berbagai hal, misalkan saja tugas,
pekerjaan, dan lain sebaginya. Meskipun teknologi smartphone telah bekembang
kearah yang lebih modern, tapi nyatanya perangkat laptop masih belum bisa
digantikan oleh teknologi mobile.
Saat membeli laptop pastinya kita menginginkan perangkat tersebut bisa berjalan
bertahun-tahun dengan lancar tanpa mengalami kerusakan. Tentunya kita semua
ingin membeli laptop yang benar-benar dapat diandalkan untuk menunjang berbagai
aktivitas.
Namun sayang, sekuat-sekuatnya
laptop yang kita gunakan tapi apabila dalam penggunaannya kita sering mengalami
kesalahan, yang pada akhirnya membuat performa laptop menurun bahkan menjadi
rusak. Maka demikian, ketahui 6 kebiasaan kecil yang membuat laptop cepat
rusak.
1. Jangan Menutup Laptop Dalam Kondisi Hidup
Menutup laptop dalam kondisi hidup
tentunya sangat tidak dianjurkan. Banyak yang meyakini bahwa hal tersebut akan
membuat laptop cepat rusak, terlepas dari benar atau tidaknya. Namun untuk
menghindari kejadian tersebut, ada baiknya jika selesai menggunakan laptop maka
matikan (Shut down) laptop anda terlebih dahulu.
Menutup laptop dalam kondisi hidup
digadang-gadang akan membuat mesin laptop menjadi panas, dan hal itulah yang
kemudian memicu kerusakan pada komponen-komponen tertentu pada bagian laptop.
2. Jangan Meletakkan Laptop di Atas tempat
tidur
Ketika laptop sedang dinyalakan,
otomatis setiap komponen hardware pada perangkat tersebut juga akan bekerja
untuk membantu kinerja laptop. Artinya, komponen atau hardware yang bekerja
terus-menerus akan membuat komponen tersebut menjadi panas.
Suhu panas itulah yang kemudian
menjadi alasan mengapa meletakkan laptop di atas kasur sangat dilarang.
Pasalnya, hal ini dapat membuat aliran udara laptop menjadi terhambat dan suhu
panas akan mengendap ke dalam komponen-komponen laptop. Sehingga hal tersebut
diyakini akan memperpendek usia laptop itu sendiri.
3. Jangan Memasang Charger Terlebih Dulu
Sebelum Disambungkan ke Listrik
Memasang charge ke laptop terlebih
dahulu baru kemudian menyambungkannya ke listrik adalah salah satu kebiasan
kecil yang ternyata memiliki dampak negatif untuk perangkat laptop itu sendiri.
Pasalnya, loncatan arus pada saat charge pertama kali disambungkan ke listrik
itu sangat tidak stabil. Dan jika anda melakukan cara tersebut secara rutin
maka cepat atau lambat motherboard laptop anda akan mengalami kerusakan.
Adapun cara yang benar adalah
menyambungkan charge ke listrik terlebih dulu, lalu kemudian memasangnya ke
laptop anda. Cara ini dilakukan guna menghindari loncatan arus yang tidak
stabil ketika pertama kali charge disambungkan ke listrik.
4. Jangan Menggunakan Laptop Tanpa Baterai
Kemudian di Charger
Menggunakan laptop tanpa baterai
dalam kondisi dicharger memang bisa dilakukan. Mungkin cara ini dimaksudkan
pengguna untuk membuat usia baterai laptop tahan lama. Akan tetapi cara ini
diyakini menyalahi aturan. Sebab arus listrik yang tidak teratur bisa
menyebabkan korsleting, dan pastinya hal itu akan merusak motherboard laptop
anda. Itulah alasan mengapa menggunakan laptop tanpa baterai lalu dicharger
sangat tidak dianjurkan.
5. Charger Laptop Saat Daya Hampir Habis
Mengisi daya baterai laptop memang
seharusnya selalu dilakukan dan kegiatan ini sangat penting guna menghindari
kehabisan daya saat laptop dibawa bepergian. Namun ada baiknya ketika pengguna
ingin mengisi daya baterai, pastikan baterai laptop kita tersebut benar-benar
hampir habis yakni hanya tersisa 10 persen atau kurang.
Pengguna sangat tidak dianjurkan
melakukan pengisian daya saat baterai laptop kosong, tapi jangan pula mengisi
daya jika baterai laptop masih tersisa di atas 30 persen. Karena hal itu diyakini
dapat membuat baterai cepat rusak dan kemampuan dalam menyuplai daya semakin
berkurang.
Maka demikian, aturan dalam
melakukan pengisian daya sebaiknya perlu diperhatikan agar baterai laptop dapat
berusia panjang.
6. Jangan Membongkar Laptop Sendirian
Ketika laptop bermasalah ataupun
sedang rusak maka pengguna sangat tidak sarankan untuk membongkar laptop maupun
komputer sendirian, terkecuali anda memang mempunyai keahlian di bidang
tersebut. Namun apabila anda tidak ahli, sebaiknya perbaiki laptop di service
center resmi atau orang yang memang mempunyai keahlian dalam melakukan reparasi
laptop.
Terlepas dari itu, membongkar laptop
sendirian tanpa tahu ilmu yang mempuni dan alat yang lengkap, tentu saja akan
membuat laptop anda rusak bahkan bertambah rusak.
Mungkin itulah 6 kebiasaan kecil
yang membuat laptop cepat rusak dan kerap diabaikan pengguna.


